Transley dan R. Gulliford (1971: 4) menjelaskan bahwa karakteristik siswa
lambat belajar (Slow Learner) adalah sebagai berikut.
1. Keadaan
fisik pada umumnya sama dengan murid-murid normal. Dengan melihat keadaan
fisiknya saja tidak dapat dibedakan mana yang normal dan mana yang lambat
belajar. Para ahli baru dapat membedakan
antara murid belajar dengan murid normal setelah menagdakan pengamatan dan tes
psikologi.
2. Kemampuan berfikirnya agak rendah, sehingga lamban dalam memecahkan
masalah-masalah yang sederhana. Hal ini menyebabkan mereka kalh bersaing dengan
teman-temannya yang normal.
3. Ingatannya agak lemah dan tidak tahan lama. Mereka lekas lupa dan biasanya
tidak mampu mengingat-ingat suatu peristiwa yang terjadi tiga tahun yang lewat.
Dalam proses belajar mengajar di sekolah, apa yang diterangkan oleh guru hari
ini biasanya satu minggu kemudian sudah terlupakan. Lebih lagi dalam
mengingat-ingat isi buku pelajaran yang telah dipelajari sendiri. Kalau
murid-murid normal dapat mengingat isi pelajaran lebih kurang 50% setelah
membaca dua kali, maka murid lambat belajar hanya mampu mengingat 25% saja.
4. Dalam menuntut pendidikan di sekolah dasar banyak yang mengalami putus
sekolah. Enam puluh persen di antara
murid-murid yang putus sekolah tergolong murid yang lambat belajar. Lebih dari
separoh nilai rapornya merah. Kalau guru mengeahui masalahnya dan selanjutnya
memberikan bimbingan dan bantuan seperlunya maka putus sekolah 60% itu dapat
dikurangi. Biarpun agak terlambat, mereka akan dapat menyelesaikan
pendidikannya di sekolah dasar. Setelah tamat sekolah dasar, mereka dapat
diarahkan untuk memasuki balai latihan atau sekolah kejuruan yang lebih
singkat.
5. Dalam kehidupan di rumah tangga, murid lambat belajar masih mampu
berkomunikasi dan bergaul secara baik dengan saudara-saudaranya. Mereka dapat
belajar sendiri melakukan pekerjaan-pekerjaan dalam tata kehidupan keluarga.
6. Emosinya kurang terkendali, suka mementingkan diri sendiri. Inilah sebabnya
mengapa sering timbul perselisihan dengan teman-temannya. Perasaan mudah terpengaruh
oleh orang lain dan lingkungannya. Tidak mempunyai pendirian yang kuat.
7. Murid lambat belajar dapat dilatih beberapa macam ketrampilan yang bersifat
produktif. Mereka mampu melakukan pekerjaan sendiri dengan tanggung jawab
sepenuhnya.
Saya boleh tahu sumber bukunya ga ya? Terima kasih
BalasHapus