Minggu, 17 November 2013

GEJALA SLOW LEARNER

  • ·         Membaca
Individu yang mengidap keterlambatan dalam kemampuan membaca, mengalami kesulitan dalam mengartikan atau mengenali struktur kata-kata atau memahami struktur kata tersebut. Mereka juga mengalami kesulitan lain seperti cepat melupakan apa yang telah dibacanya. Sebagian para ahli berargumen bahwa kesulitan mengenali bunyi-bunyi bahasa (fonem) merupakan dasar bagi keterlambatan kemampuan membaca, dimana kemampuan ini penting sekali bagi pemahaman hubungan antara bunyi bahasa serta tulisan yang mewakilinya.


  • Bahasa Tertulis
Masalah yang dihadapi oleh SL (slow learner) dengan bahasa tertulis tampak dari tulisan tangan, kemampuan mengeja, susunan kata, penggunaan kosakata, serta kualitas dari tulisan yang dihasilkan. Banyak penderita SL dalam hal membaca juga memiliki kesulitan dalam menulis karena keduanya berkaitan dengan bahasa (penerimaan serta pengekspresian).

·         Memori
Penderita slow learner juga mengalami kelemahan dalam mengingat. Mereka memiliki kesulitan dalam mengolah informasi sehingga dapat disimpan dalam memori jangka panjang.

  • ·         Sosial dan Perilaku
Murid yang menderita slow learning kemungkinan juga akan memperlihatkan suatu tantangan sosial atau perilaku. Beberapa diantara mereka memperlihatkan kebiasaan yang kurang dapat diterima oleh masyarakat dibandingkan dengan kawan sebayanya. Mereka tidak dapat memperkirakan akibat dari tindakannya itu, menyalah tafsirkan tanggapan dari lingkungannya, dan kurang dapat menyesuaikan perilakunya dalam situasi sosial yang berbeda-beda. Oleh karena itu, mereka terkadang diasingkan dan ditolak oleh rekan-rekan sebayanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar