Kesulitan belajar siswa ditunjukkan oleh
hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar, dan dapat bersifat
psikologis, sosiologis, maupun fisiologis, sehingga pada akhirnya dapat
menyebabkan prestasi belajar yang dicapainya berada di bawah semestinya.
Kesulitan belajar siswa mencakup pengertian yang luas, diantaranya : learning disorder; learning disfunction; underachiever; slow learner, dan learning diasbilities. Di bawah ini akan dijelaskan dari masing-masing pengertian tersebut.
Kesulitan belajar siswa mencakup pengertian yang luas, diantaranya : learning disorder; learning disfunction; underachiever; slow learner, dan learning diasbilities. Di bawah ini akan dijelaskan dari masing-masing pengertian tersebut.
Learning disorder
Learning disorder atau kekacauan
belajar adalah keadaan dimana proses belajar seseorang terganggu karena
timbulnya respons yang berten-tangan. Pada dasarnya, yang mengalami kekacauan
belajar, potensi dasar-nya tidak dirugikan, akan tetapi belajarnya terganggu
atau terhambat oleh adanya respons-respons yang bertentangan, sehingga hasil
belajar yang dicapainya lebih rendah dari potensi yang dimilikinya. Contoh:
siswa yang sudah terbiasa dengan olah raga keras seperti karate, tinju dan
sejenisnya, mungkin akan mengalami kesulitan dalam belajar menari yang menuntut
gerakan lemah-gemulai.
- Learning Disfunction
Learning disfunction merupakan
gejala dimana proses belajar yang dilakukan siswa tidak berfungsi dengan baik,
meskipun sebenarnya siswa tersebut tidak menunjukkan adanya subnormalitas
mental,gangguan alat dria, atau gangguan psikologis lainnya. Contoh: siswa yang
yang memiliki postur tubuh yang tinggi atletis dan sangat cocok menjadi atlet
bola volley, namun karena tidak pernah dilatih bermain bola volley, maka dia
tidak dapat menguasai permainan volley dengan baik.
- Under Achiever
Under achiever mengacu kepada siswa
yang sesungguhnya memiliki tingkat potensi intelektual yang tergolong di atas
normal, tetapi prestasi belajarnya tergolong rendah. Contoh: siswa yang telah
dites kecerdasannya dan menunjukkan tingkat kecerdasan tergolong sangat unggul
(IQ = 130 – 140), namun prestasi belajarnya biasa-biasa saja atau malah sangat
rendah.
- Slow Learner
Slow learneratau lambat belajar
adalah siswa yang lambat dalam proses belajar, sehingga ia membutuhkan waktu
yang lebih lama diban-dingkan sekelompok siswa lain yang memiliki taraf potensi
intelektual yang sama.
- Learning Disabilities
Learning disabilities atau
ketidakmampuan belajar mengacu pada gejala dimana siswa tidak mampu belajar
atau menghindari belajar, sehingga hasil belajar di bawah potensi
intelektualnya. Dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa kesulitan
belajar adalah suatu kesulitan yang berdampak serius pada kemampuan anak didik
dalam menerima pelajarannya. Kesulitan tersebut berasal dari luar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar