Sabtu, 09 November 2013

DEFINISI SLOW LEARNER atau LAMBAN BELAJAR


Slow learning yaitu suatu istilah nonteknis yang dengan berbagai cara dikenakan pada anak-anak yang sedikit terbelakang secara mental, atau yang berkembang lebih lambat daripada kecepatan normal. (Chaplin, 2005 : 468)
Slow learning adalah anak dengan tingkat penguasaan materi yang rendah, padahal materi tersebut merupakan prasyarat bagi kelanjutan di pelajaran selanjutnya, sehingga mereka sering harus mengulang (Burton, dalam Sudrajat, 2008).

Secara garis besar lamban belajar (slow learning) adalah anak yang memiliki potensi intelektual sedikit di bawah normal tetapi belum termasuk tunagrahita. Dalam beberapa hal mereka mengalami hambatan atau keterlambatan berpikir, merespon rangsangan dan adaptasi sosial, tetapi masih jauh lebih baik dibanding dengan tunagrahita, lebih lamban dibanding dengan yang normal. Mereka butuh waktu yang lebih lama dan berulang-ulang untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas akademik maupun non akademik, sehingga memerlukan pelayanan pendidikan khusus. Anak dengan SL (slow learning) memiliki ciri fisik normal. Tapi saat di sekolah mereka sulit menangkap materi, responnya lambat, dan kosa kata juga kurang, sehingga saat diajak berbicara kurang jelas maksudnya atau sulit nyambung. Dari sisi perilaku, mereka cenderung pendiam dan pemalu, dan mereka kesulitan untuk berteman. Anak-anak lambat belajar (slow learning) ini juga cenderung kurang percaya diri. Kemampuan berpikir abstraknya lebih rendah dibandingkan dengan anak pada umumnya.

Karakteristik dari individu yang mengalami slow learning :
  • ·         Fungsi kemampuan di bawah rata-rata pada umumnya.
  • ·         Memiliki kecanggungan dalam kemampuan menjalin hubungan intrapersonal.
  • ·         Memiliki kesulitan dalam melakukan perintah yang bertahap.
  • ·         Tidak memiliki tujuan dalam menjalani kehidupannya
  • ·         Memiliki berbagai kesulitan internal seperti; keterampilan mengorganisasikan, kesulitan   transfer belajar, dan menyimpulkan infromasi.
  • ·         Memiliki skor yang rendah dengan konsisten dalam beberapa tes.
  • ·         Memiliki pandangan mengenai dirinya yang buruk.
  • ·         Mengerjakan segalanya secara lambat.
  • ·         Lambat dalam penguasaan terhadap sesuatu.

1 komentar: